Sabtu, 01 Agustus 2026

Menembus Keterbatasan: Langkah Terukur KONI Jambi Demi Prestasi PON 2028

 

ketum koni provinsi jambi bersama unsur pimpinan lainnya saat coffee morning bersama para jurnalis pada jum'at pagi.


KONI Jambi - Keterbatasan anggaran tak menyurutkan langkah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi dalam mempersiapkan para atletnya. Menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) XXIII/2028 yang akan berlangsung di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT), KONI Jambi mulai memetakan target dan rencana pencapaian secara terukur dan realistis.


Ketua KONI Provinsi Jambi, Mat Sanusi menegaskan bahwa tantangan efisiensi anggaran justru menuntut pengurus untuk lebih jeli dalam menetapkan skala prioritas. Strategi efisiensi ini berfokus pada cabang olahraga (cabor) unggulan yang berpotensi besar menyumbang medali emas.


"Dengan kondisi anggaran yang terbatas, kita tidak bisa lagi menggunakan pola pembinaan yang merata tanpa target jelas. Kita harus fokus pada cabor potensial dan atlet bertalenta yang memang siap bersaing di tingkat nasional,"ujarnya di hadapan puluhan jurnalis saat coffe morning pada Jum'at, (31/7/2026) di aula KONI Jambi.


Strategi dan rencana capaian KONI Provinsi Jambi meliputi pemetaan cabang olahraga prioritas. Mengelompokkan cabang olahraga berdasarkan rekam jejak prestasi dan potensi medali di PON 2028.  KONI Jambi merilis  Cabor Prioritas Utama yakni  Cabor Dayung, Angkat Besi, Angkat Berat, Senam, Petanqueu, Panahan, Wushu, Gulat, Judo.


KONI  Jambi juga mendorong cabang olahraga untuk menggelar Latihan Daerah (Pelatda) secara mandiri dan efektif sebelum memasuki Pelatda Sentralisasi.  Tak ketinggalan pemanfaatan ilmu pengetahuan olahraga atau disebut  Sport Science degan  cara memaksimalkan pendampingan fisik dan mental atlet secara modern agar performa meningkat tanpa konsumsi anggaran berlebih.


Untuk capaian program tersebut, KONI Jambi yang tengah dilevel semangat tertingginya juga menyusun dan kemitraan swasta. Mengajak sektor swasta dan BUMD di Jambi untuk menjadi orang tua asuh bagi cabor-cabor tertentu guna menutup celah pendanaan.


Meski menghadapi kendala finansial, semangat untuk membawa nama baik Provinsi Jambi di panggung olahraga nasional tetap menjadi prioritas utama. Evaluasi menyeluruh dari hasil PON sebelumnya juga terus dilakukan guna memastikan persiapan menuju PON 2028 berjalan efektif sejak jauh hari.