Selasa, 14 Juli 2026

Ironi Sepak Bola Jambi: Gairah Akar Rumput Menyala, Piala Soeratin PSSI Masih Gulita

 

dokumentasi piala soeratin pssi provinsi jambi tahun 2025.


Jambi - Ada pemandangan yang kontras jika Anda berkeliling ke lapangan-lapangan hijau di berbagai sudut Provinsi Jambi belakangan ini. Gairah sepak bola usia dini sedang berada di titik tertingginya. Setiap sore, lapangan dipadati anak-anak dengan jersi warna-warni dari puluhan Sekolah Sepak Bola (SSB) yang terus tumbuh subur. Orang tua rela merogoh kocek untuk sepatu dan biaya latihan, sementara para pelatih lokal tak kenal lelah memoles teknik dasar para calon bintang masa depan ini. Namun, sayangnya, energi besar di akar rumput ini mendadak membentur dinding ketidakpastian.


Hingga pertengahan tahun 2026, kejelasan mengenai gelaran Piala Soeratin PSSI  Jambi masih menjadi tanda tanya besar. Kompetisi resmi yang seharusnya menjadi panggung pembuktian, muara dari latihan keras, dan jalur resmi menuju pentas nasional itu belum menemui titik terang.


Ketidakpastian ini menghadirkan ironi yang cukup menyesakkan bagi ekosistem sepak bola lokal, dan kekecewaan sejumlah pelatih Sekolah Sepak Bola (SSB) di Jambi.


Sejumlah pengurus klub lokal dan pelatih SSB di Jambi mulai menyuarakan kegelisahan mereka. Tanpa adanya kepastian tanggal sepak mula (kick-off), program latihan dan persiapan tim menjadi terhambat. Mereka kesulitan menyusun program kerja jangka pendek, terutama dalam mengatur porsi latihan fisik dan uji coba pemain.


"Kami sangat berharap segera ada kabar baik atau keputusan resmi dari PSSI  Provinsi Jambi terkait Piala Soeratin tahun ini. Anak-anak sudah giat berlatih, dan mereka butuh kompetisi resmi untuk menyalurkan bakat sekaligus mengukur kemampuan mereka," ujar salah satu pelatih SSB di Jambi yang enggan disebutkan namanya.


Puluhan SSB yang telah berinvestasi waktu, tenaga, dan materi untuk membina pemain kini hanya bisa meraba-raba jadwal tanpa kepastian kapan anak asuh mereka bisa berkompetisi di bawah bendera PSSI.


Gairah yang menyala di lapangan-lapangan tanah Jambi membuktikan bahwa daerah ini tidak pernah kekurangan bakat ataupun kecintaan terhadap sepak bola. Anak-anak Jambi sudah menunaikan bagian mereka: mereka datang, berlatih, dan bermimpi. Kini, bola panas ada di tangan para pengurus dan pemangku kebijakan sepak bola daerah. Mereka ditantang untuk segera memberikan kepastian, agar mimpi anak-anak ini tidak layu sebelum berkembang akibat birokrasi dan ketidakjelasan agenda.


Hingga berita ini diturunkan, pihak  PSSI Provinsi Jambi yang dinahkodai oleh Endri Erawan sebagai Plt Ketua PSSI Provinsi Jambi mengisi kekosongan jabatan Ketua yang dijabat oleh Mhd. Fadhil Arief periode 2021-2025 belum memberikan pernyataan resmi mengenai kendala utama yang membuat jadwal Piala Soeratin 2026 ini masih belum diputuskan. Para pencinta sepak bola Jambi, khususnya para pemain muda, kini hanya bisa menunggu dan berharap roda kompetisi usia muda ini bisa segera bergulir dalam waktu dekat.