Kamis, 09 April 2026

Tiga Sosok Ini Wajib Ada di Pinggir Lapangan Setiap Klub Liga 4

 



Sepak Bola - Menjelang bergulirnya laga Liga 4 musim 2025-2026 PSSI Jambi, operator liga menetapkan standar operasional prosedur (SOP) ketat bagi seluruh klub peserta Liga 4. Bukan sekadar sebelas pemain di lapangan, tiga sosok ini wajib hadir di setiap pertandingan dan berada di bench atau kursi pemain cadangan. Jika salah satu dari mereka absen, klub terancam sanksi administratif dari panitia.


Langkah ini diambil untuk meningkatkan profesionalisme, aspek keselamatan, serta kualitas teknis di level kompetisi akar rumput. Berikut adalah tiga sosok "wajib" tersebut:


1. Pelatih Kepala Berlisensi (Minimal Lisensi C)

Klub Liga 4 tidak lagi diperbolehkan dipimpin oleh pelatih "dadakan". Federasi mewajibkan setiap tim memiliki pelatih kepala dengan sertifikasi minimal Lisensi C Diploma. Ini bertujuan memastikan setiap pemain mendapatkan arahan taktis yang benar dan sesuai dengan filosofi sepak bola nasional.


Selain itu guna meminimalisir praktik "pelatih boneka" yang hanya sekadar memenuhi syarat administratif tanpa terjun langsung di lapangan.


2. Petugas Medis / Fisioterapis

Keamanan pemain menjadi prioritas utama di Liga 4. Setiap klub wajib menyertakan minimal satu orang tenaga medis atau fisioterapis yang paham akan penanganan cedera olahraga di bangku cadangan (bench).


Tenaga medis bertujuan memberikan pertolongan pertama yang tepat jika terjadi benturan keras atau cedera fatal (seperti tongue swallowing atau henti jantung).  Selain itu harus membawa perlengkapan medis standar (P3K kit, oksigen portable, dan tandu pribadi).


3. Manager Tim

Sosok ketiga yang wajib hadir adalah manager yang memilik hak penuh atas tim selama mengikuti kompetisi liga 4.


Panitia Disiplin menegaskan bahwa kehadiran ketiga personel ini akan diperiksa secara ketat dalam Match Coordination Meeting (MCM) satu hari sebelum laga dimulai.


"Kami ingin Liga 4 menjadi kawah candradimuka yang sehat bagi pemain muda. Tanpa struktur kepelatihan, medis, dan admin yang jelas, mustahil kita bisa mencetak talenta berkualitas ke Liga 1 atau Timnas," ujar salah satu Pengawas Pertandingan (Match Commisionerr) Liga 4 saat Match Coordination Meeting di aula Dispora Provinsi Jambi pada Kamis, (9/4/2026), Tri Ardian.


Dengan aturan ini, diharapkan klub-klub daerah mulai berbenah dan tidak hanya fokus pada belanja pemain, tetapi juga pada penguatan staf di balik layar.


Kick Off Liga 4 piala Gubernur Jambi akan berlangsung Jum'at, (10/4/2026) di stadion Swarna Bumi, Pijoan, Kabupaten Muaro Jambi.(red)