Jangan Berhenti di Gubernur Cup: PSSI Jambi Desak Pemda Kawal Klub Liga 4 Naik Kasta
Jambi – Perhelatan Gubernur Cup 2026 resmi berakhir, namun euforia ini diharapkan tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Sekretaris Umum (Sekum) PSSI Provinsi Jambi, Reza Hadinata menegaskan bahwa turnamen ini harus menjadi batu loncatan bagi klub-klub lokal untuk menembus kasta profesional, mulai dari Liga 4 hingga mimpi menuju Liga 1.
Dalam sesi refleksi pasca-turnamen, Sekum PSSI Provinsi Jambi menyoroti bahwa bakat-bakat gemilang yang muncul di Gubernur Cup seringkali "layu sebelum berkembang" karena minimnya wadah kompetisi yang berkelanjutan.
"Gubernur Cup adalah panggung bakat, tapi Liga 4 adalah kawah candradimuka. Kami mendorong pemerintah daerah tidak hanya fokus pada turnamen singkat, tapi juga memberikan dukungan finansial dan infrastruktur bagi klub Jambi yang berlaga di Liga 4,"tegasnya saat mengisi dialog olahraga di televisi plat merah, Rabu, (28/1/2016).
Peta Jalan Menuju Liga Profesional
PSSI Jambi telah menyusun visi jangka panjang untuk menaikkan kelas sepak bola daerah. Dukungan pemerintah dianggap krusial dalam tiga aspek utama. Pertama pendanaan klub, subsidi bagi klub lokal agar mampu mengarungi musim kompetisi yang panjang.
Kedua yakni fasilitas stadion, perbaikan drainase dan rumput stadion di kabupaten/kota agar layak standar nasional . Selanjutnya yakni pembinaan berjenjang. Memastikan pemain terbaik dari Gubernur Cup masuk ke dalam sistem scouting klub Liga 3 dan Liga 2.
Targetnya jelas, Jambi tidak boleh hanya menjadi penonton di kancah nasional. Dengan struktur kompetisi yang sehat, diharapkan dalam beberapa tahun ke depan, Jambi memiliki wakil yang solid di Liga 3 dan 2, sebagai fondasi stabilitas prestasi.
Serta Liga 1, sebagai puncak pencapaian identitas sepak bola Jambi di level tertinggi Indonesia.
Reza Hadinata menambahkan, refleksi Gubernur Cup 2026 ini menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan bahwa talenta lokal Jambi siap bersaing, asalkan sistem pendukung dan kemauan politik (political will) dari pemerintah hadir secara nyata di lapangan hijau.(red)

