Gubernur Cup 2026 Resmi Dibuka: Stadion Swarna Bumi Bergemuruh, Ribuan Penonton Padati Tribun
Gubernur Cup - Perhelatan olahraga paling dinantikan tahun ini, Gubernur Cup 2026, secara resmi dibuka pada Kamis (15/1) sore di Stadion Swarna Bumi. Acara pembukaan yang berlangsung meriah ini sukses menyedot perhatian masyarakat, terbukti dengan penuhnya tribun penonton oleh ribuan warga yang datang dari berbagai pelosok daerah.
Suasana stadion mulai memanas sejak pukul 14.00 WIB. Penonton yang didominasi oleh pendukung tim-tim lokal tampak mengenakan atribut kebanggaan mereka, menciptakan lautan warna di bangku penonton.
Acara dibuka dengan defile atlet dari seluruh kabupaten/kota, disusul dengan pertunjukan tari kolosal yang memadukan unsur tradisional dan modern. Puncak seremoni ditandai dengan penekanan sirine dan tendangan bola pertama (kick-off) oleh Gubernur di tengah lapangan.
"Gubernur Cup bukan sekadar turnamen sepak bola, melainkan panggung persatuan dan ajang pembuktian bakat muda kita. Saya bangga melihat antusiasme masyarakat yang luar biasa hari ini," ujar Gubernur dalam sambutannya.
Meskipun kapasitas stadion terisi penuh, pihak panitia telah menyiagakan personel keamanan gabungan dan tim medis untuk memastikan acara berjalan kondusif.
Kemeriahan pembukaan turnamen sepak bola paling bergengsi di Provinsi Jambi, Gubernur Cup 2026, memuncak saat digelarnya laga eksibisi antara kesebelasan Jambi Mantap melawan Pers FC. Pertandingan yang mempertemukan jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Jambi dengan para jurnalis ini berhasil menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati Stadion Swarna Bumi.
Kesebelasan Jambi Mantap diperkuat langsung oleh Gubernur Jambi, Wakil Walikota Jambi bersama jajaran kepala dinas dan pejabat eselon di lingkup Pemprov Jambi. Di sisi lain, Pers FC yang merupakan tim gabungan wartawan dari berbagai media di Jambi, tampil dengan semangat tinggi untuk memberikan perlawanan sengit.
Meski bertajuk laga persahabatan, kedua tim menunjukkan sisa-sisa kemampuan terbaik mereka di lapangan hijau. Sorak sorai penonton pecah setiap kali terjadi perebutan bola yang atraktif, bahkan tak jarang diwarnai aksi lucu dari para pemain yang sudah tidak muda lagi.(red)
